4 tips sukses Micro Teaching

- Writer

Rabu, 9 Maret 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Micro Teaching adalah suatu wadah bagi mahasiswa untuk melatih diri sebelum terjun ke dunia PPL. Maksud dan tujuan micro teaching adalah untuk membiasakan mahasiswa menghadapi iklim mengajar guru profesional. Dalam pelajaran micro teaching masing masing siswa diberikan kesempatan untuk mengajar didepan kelas dan di amati oleh Dosen mata kuliah. Jika ada kesalahan, maka dosen mata kuliah micro teaching akan membantu mahasiswanya agar menjadi lebih baik. Sebenarnya untuk menilai tes microteaching, penguji atau dosen hanya melihat pada 4 aspek besar yaitu :

  1. Membuka kelas
  2. Kemampuan Mengelola Kelas
  3. Penguasaan Materi
  4. Menutup Kelas

4 hal diatas adalah hal mutlak yang harus ada dalam micro teachig selain mempersiapkan rpp,dsb. Lanjut lagi dengan 4 hal diatas, berikut akan kami berikan informasi dan referensi tentang 4 hal tersebut yang kami olah dan kutip dengan sedikit perubahan dari hroen20.com atau http://www.hariuntung.com/  :

  1. MEMBUKA KELAS

Dalam membuka pelajaran, hendaknya jangan langsung tertuju pada materi, sempatkanlah diri untuk menyapa, mengucapkan salam, atau menceritakan materi yang akan disampaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

salah satu contohnya ” Selamat pagi anak anak ku tersayang, apa kabar? sudah siap untuk belajar? baiklah sebelum kita memulai pelajaran,hendaknya kita berdo’a terlebih dahulu…bla..bla..blbla “

Banyak yang bisa diucapkan setelah salam

  1. Saya akan presensi dulu ya.
  2. Semoga kalian semua sehat-sehat dan semangat untuk belajar
  3. Saya punya sedikit informasi dari koran yang saya baca hari ini … (sampaikan informasinya)
  4. Sampaikan pengantar materi. Misalnya, Anda memutuskan untuk mengambil materi unsur-unsur intrinsik karya sastra. Maka, jangan langsung, “Saya akan menjelaskan tentang unsur-unsur intrinsik. Unsur Intrinsik dibagi menjadi…. JANGAN SEPERTI ITU. Tetapi, sampaikan dahulu pengantar materi…

“Siapa diantara kalian yang suka membaca novel atau cerpen? Kalau kalian membaca novel atau cerpen, sebenarnya, apa sih yang kalian dapatkan dari kegiatan tersebut… maksudnya, apa yang membuat kalian menjadi tahu?”

INGAT… Anda sedang bersimulasi menjadi guru. Maka, Anda harus benar-benar bisa membayangkan ada siswa yang menjawab pertanyaan Anda. Maka ucapkan…

“Ya kalian benar semua, ketika membaca Novel, kita jadi tahu siapa tokohnya, apa temanya, latar tempatnya dimana, dan sebagainya. Hari ini, saya akan menjelaskan tentang unsur-unsur intrinsik

Pilih saja salah satu yang menurut Anda tepat. Atau, gunakan kreasi sendiri.

2. MENGELOLA KELAS

Sekali lagi, Anda sedang bersimulasi. Meskipun di hadapan Anda saat tes hanya ada tiga orang penguji, namun Anda tetap harus membayangkan Anda berada di depan siswa yang sedang mengikuti pelajaran Anda.

Ketika Anda sedang menerangkan materi… selingi dengan menegur siswa

  1. Bagaimana, sudah paham belum?
  2. Coba itu yang tidur, silakan cuci muka
  3. Miko Ryan, jangan ngobrol ya
  4. Sampai saat ini ada pertanyaan?
  5. Ada yang mempunyai pendapat lain?
  6. Apakah sudah paham?

Memang, tidak ada yang akan menanggapi sapaan Anda di atas, tetapi bagi penguji, itu sudah memberikan sedikit nilai, bahwa Anda menguasai kelas dan memperhatikan siswa.

3. PENGUASAAN MATERI

Beberapa kali saya temui, peserta tes pemula yang sangat terlihat kalau Ia tanpa persiapan sama sekali. Hanya bermodalkan buku paket dan kertas sesobek berisi sedikit rangkuman materi. Pada akhirnya, Ia akan gugup, grogi, mata terpaku ke kertas atau buku, gemeteran, jadinya kebanyakan senyum dan terakhir dia berkata, “Maaf Pak, Blank.”

Penguasaan materi sangat penting. Sadarilah, penyebab utama seorang guru grogi dan tidak yakin ketika menjelaskan materi adalah, karena tidak menguasai materi yang akan disampaikan. Guru yang tidak menguasai bagaimana cara membaca puisi, tentu akan berakibat Ia sendiri tidak PD ketika mengajarkan membaca puisi.

Tips:

  1. Hafalkan materi tes Microteaching Anda, Hafalkan. Jangan melihat lagi catatan atau buku yang Anda bawa. Penguji akan terkesan dengan penguasaan materi Anda.
  2. Sempatkan berlatih di rumah. Gestur dan cara Anda bergerak di depan penguji, akan sangat terlihat ketika Anda tampak ragu-ragu, grogi, tidak tenang, dan Kaku.
  3. Ucapkan materi dengan lantang. Bukan teriak-teriak, tetapi keras dan jelas. Perhatikan. Ketika sejak awal, Anda mengucapkan salam dengan lantang dilanjutkan menegur siswa dengan lantang namun hangat, maka telinga Anda akan mengirimkan sinyal ke otak bahwa Anda adalah orang yang percaya diri dan yakin.
  4. Jangan kebanyakan gerakan yang tidak perlu. Misalnya, mengucek-ngucek rambut, membetulkan tatanan rambut, merapikan pakaian, pegang-pegang hidung, memasukkan tangan ke saku celana, kerap membetulkan letak kacamata, berdiri dengan bertumpu pada satu kaki, bergerak maju mundur atau kanan kiri
  5. Jika di tempat Anda melakukan tes Microteaching terdapat sebuah papan tulis. MANFAATKAN… saran saya… MANFAATKAN. Bagi papan tulis menjadi dua bagian. Kecil dan besar. Tuliskan terlebih dahulu materi apa yang akan Anda ajarkan dan apa tujuan Anda mengajarkan materi itu pada bagian yang kecil. Dengan memanfaatkan papan tulis, Anda akan dinilai mampu memanfaatkan dan menggunakan media.

4. MENUTUP KELAS

Biasanya, peserta tes microteaching bingung kapan harus berhenti dan bagaimana caranya berhenti. Mudah. Begitu materi sudah selesai Anda sampaikan ucapkan saja. “Baik, itu tadi sekilas/materi/ tentang unsur intrinsik, Anggap saja kelas sudah berakhir. Setelah Anda selesai menyampaikan materi. JANGAN LUPA. Tanyakan lagi ke siswa, “Sampai sini, ada yang ingin bertanya? Bagimana? Sudah paham semua?”.

Yang terakhir, Anda harus melakukan evaluasi. Anda bisa sedikit memberikan kesimpulan dari materi, melakukan Tanya jawab kepada siswa (simulasi), atau sekadar menyampaik untuk mengerjakan tugas di buku paket halaman sekian.

Paling akhir banget, ucapkan “Jika tidak ada lagi yang ingin disampaikan Bapak ucapkan terima kasih, semoga hari ini menjadi hari yang terindah untuk semuanya. Berburu ke padang datar // Dapat rusa belang di kaki // Sama guru jangan kurang ajar // Rapot jeblok tanggung sendiri. Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Demikianlah 4 hal yang harus dipersiapkan sebelum micro teaching, selain 4 hal diatas tentulah berdo’a adalah cara terbaik sebelum persiapan segala sesuatu…

Baca juga

Check Flood Risk and Drainage Before Renting a Bali Villa
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital
Biaya dan Tarif Dosen: Panduan Lengkap untuk Mahasiswa PJV Network
Panduan Lengkap Dosen: Memahami Peran, Karier, dan Kontribusinya
Biaya Mahasiswa Baru: Panduan Lengkap Mengelola Keuangan Kuliahmu
Biaya Laporan KKN: Panduan Lengkap untuk Mahasiswa Hemat
Panduan Lengkap Mahasiswa Baru: Sukses Adaptasi di Dunia Kampus
Kesalahan Umum Ujian Proposal yang Harus Dihindari Mahasiswa

Baca juga

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:56 WIB

Check Flood Risk and Drainage Before Renting a Bali Villa

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:55 WIB

Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:45 WIB

Biaya dan Tarif Dosen: Panduan Lengkap untuk Mahasiswa PJV Network

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Panduan Lengkap Dosen: Memahami Peran, Karier, dan Kontribusinya

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:05 WIB

Biaya Mahasiswa Baru: Panduan Lengkap Mengelola Keuangan Kuliahmu

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:28 WIB

Panduan Lengkap Mahasiswa Baru: Sukses Adaptasi di Dunia Kampus

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:28 WIB

Kesalahan Umum Ujian Proposal yang Harus Dihindari Mahasiswa

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:27 WIB

Biaya Kuliah Kerja Nyata: Panduan Lengkap untuk Mahasiswa PJV Network

Info terbaru

Referensi

Check Flood Risk and Drainage Before Renting a Bali Villa

Rabu, 18 Feb 2026 - 12:56 WIB

Referensi

Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Selasa, 27 Jan 2026 - 10:55 WIB