Rekomendasi Sate Paling Enak Di Jakarta, Kamu Wajib Coba !

- Writer

Selasa, 23 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJV Network – Apa yang terlintas dalam benak kamu saat mendengar nama Madura, Padang, Solo, Kebumen, Bali, Yogyakarta, dan Surabaya? Sebagian dari kita pasti mengenalnya sebagai nama daerah di Indonesia. Namun, di mata pecinta kuliner tentu saja nama-nama tersebut identik dengan nama makanan khas, salah satunya adalah SATE.

Yaps, Indonesia kaya akan keanekaragaman kuliner, salah satunya adalah sate yang setiap daerah mempunyai jenis yang berbeda-beda dengan ciri khas dan resepnya masing-masing. Diantaranya adalah Sate Madura, Sate Padang dan Sate Lilit dari Bali, Sate Buntel dari Solo, Sate Klathak dari Yogyakarta, Sate Ambar dari Kebumen, dan Sate Kerang dari Surabaya.

Sebagaimana yang kita ketahui, bahan utama sate adalah daging, antara lain ayam, kambing, domba, sapi, dan kerbau. Dagingnya dipotong kecil-kecil, dibumbui, ditusuk rapi ke tusuk sate, lalu dipanggang di atas arang. Berbagai jenis sate dari berbagai daerah di Indonesia menggunakan bumbu yang berbeda-beda dan disantap dengan bahan tambahan yang berbeda pula.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut thespruceeats.com, sate merupakan hidangan terkenal di seluruh Asia Tenggara. Sate tidak hanya disantap di Indonesia, tetapi juga di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Konsep penyajiannya serupa, makanan ditusuk di tusuk bambu, dibakar, dan diolesi saus kacang.

Jika kita tindau dari aspek sejarah, diperkirakan sate muncul pada abad ke-19 dan dipopulerkan oleh para pedagang dari Arab, Gujarat, India, dan pedagang muslim yang datang ke Pulau Jawa. Awalnya masyarakat Indonesia terbiasa merebus dan memasak daging. Namun setelah pedagang Timur Tengah memperkenalkan kebab, masyarakat Indonesia mulai menyukai rasa daging sapi panggang dan daging kambing.

Perkembangan sate pertama di Indonesia dimulai di Ponorogo, Jawa Timur. Sate berasal dari abad ke-19 dan diyakini ditemukan oleh pedagang kaki lima di pulau Jawa. Pada masa ini, banyak pedagang Muslim Tamil dan Gujarati dari India datang ke india dengan membawa pengaruh budaya dan kuliner mereka.

Sejak saat itu, Sate asal Ponologo semakin populer dan menyebar ke seluruh nusantara. Seiring dengan semakin populernya sate di berbagai daerah, setiap daerah mengembangkan sate sesuai dengan ciri khasnya masing-masing. Oleh karena itu, bentuk, rasa, bumbunya, bahkan saus pelengkapnya berbeda-beda. Sate kemudian dibawa ke Malaysia dan Singapura oleh pendatang dari Jawa dan Madura melintasi Selat Malaka, dimana sate ini menjadi hidangan yang sangat terkenal di seluruh Asia Tenggara.

Nah untuk kamu yang berkunjung ke Jakarta, ada Salah satu sate paling enak di jakarta yang akan kami rekomendasikan. Adapun sate paling enak di jakarta yang akan kita bahas kali ini adalah Sate Pak Jede yang terletak di Jl. Bendungan Hilir No.12, RT.14/RW.3, Bend. Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sate klathak di sini disajikan dengan bumbu sederhana, yaitu garam, merica, dan garam, serta tambahan kuah.

Selain sate klathak, warung makan ini juga menyediakan menu lain dengan bahan dasar daging kambing, seperti Soto kambing, nasi goreng kambing, gule daging, sate goreng, tengkleng, dan menu beberapa menu seperti bakmi goreng dan bihun goreng serta sejumlah aneka minuman. Untuk minuman, tersedia pilihan menyegarkan seperti es jeruk, es teh, beragam jus buah segar seperti alpukat, buah naga, mangga, nanas, dan semangka, serta jeruk nipis gula batu yang dapat melegakan dahaga serta rasa pedas dan haus.

Hal yang membuat tempat ini layak disebut sebagai sate paling enak di jakarta yaitu karena Sate Klatak Pak Jede menggunakan daging kambing muda yang segar, ini tentu saja membuat tekstur daging lebih empuk dan rasanya lebih gurih dibandingkan dengan daging kambing tua, perpaduan sate dan nasi putih hangat, irisan bawang merah, serta cabai rawit kian menggugah selera untuk menyantap makanan ini hingga suap terakhir.

FYI, Tempat ini buka dari hari Senin- Minggu dari pukul 09-23.00 WIB. Informasi terkait menu, harga, dan pemesanan online bisa dilihat melalui https://satejede.com/ atau melalui telepon/WhatsApp di 0811-250-735.

Bagaimana? apakah kamu tertarik untuk berkunjung dan merasakan nikmatnya olahan daging di tempat ini? Tulis komentarmu di bawah ya !

Baca juga

Check Flood Risk and Drainage Before Renting a Bali Villa
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital
Biaya dan Tarif Dosen: Panduan Lengkap untuk Mahasiswa PJV Network
Panduan Lengkap Dosen: Memahami Peran, Karier, dan Kontribusinya
Biaya Mahasiswa Baru: Panduan Lengkap Mengelola Keuangan Kuliahmu
Biaya Laporan KKN: Panduan Lengkap untuk Mahasiswa Hemat
Panduan Lengkap Mahasiswa Baru: Sukses Adaptasi di Dunia Kampus
Kesalahan Umum Ujian Proposal yang Harus Dihindari Mahasiswa

Baca juga

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:56 WIB

Check Flood Risk and Drainage Before Renting a Bali Villa

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:55 WIB

Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:45 WIB

Biaya dan Tarif Dosen: Panduan Lengkap untuk Mahasiswa PJV Network

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Panduan Lengkap Dosen: Memahami Peran, Karier, dan Kontribusinya

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:05 WIB

Biaya Mahasiswa Baru: Panduan Lengkap Mengelola Keuangan Kuliahmu

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:28 WIB

Panduan Lengkap Mahasiswa Baru: Sukses Adaptasi di Dunia Kampus

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:28 WIB

Kesalahan Umum Ujian Proposal yang Harus Dihindari Mahasiswa

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:27 WIB

Biaya Kuliah Kerja Nyata: Panduan Lengkap untuk Mahasiswa PJV Network

Info terbaru

Referensi

Check Flood Risk and Drainage Before Renting a Bali Villa

Rabu, 18 Feb 2026 - 12:56 WIB

Referensi

Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Selasa, 27 Jan 2026 - 10:55 WIB